Monday, October 26, 2015

Cara setting angin karburator yang baik dan benar


Cara setting angin karburator yang baik dan benar


Pada dasarnya setting angin sepeda motor standar pabrikan tidaklah terlalu sulit, kecuali udah injeksi ;) Tapi untuk orang awam saat setting angin Karbu motor biasanya hanya diputar-putar baut setelanya saja tanpa mengetahui apakah settinganya itu sudah pas untuk motornya atau tidak. :roll:
Ada beberapa cara setting angin karburator yang baik dan benar.
Cara setting angin karburator yang baik dan benar
1.Pada saat kondisi mesin dingin. :cool:
Pada saat kondisi mesin dingin, ada benarnya juga menyetting angin karburator agar pada saat pagi hari atau mesin dalam kondisi dingin. Saat diputaran RPM rendah atau pemanasan suara mesin agar tak mbrebet .Sering dijumpai pula pada motor jaman sekarang hampir gak ada motor yang pada saat kondisi mesin dingin suara mesin gak mbrebet .
Cara settingnya :
-Nyalakan motor dan putar setelan stasioner sampai keputaran mesin yang terasa mbrebet.
-Kemudian putar setelan angin karburator kekanan sampai terasa mesin ingin mati.
-Setelah itu putar kekiri sampai suara mesin tertinggi atau putaran mesin tak mbrebet.
-Turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda ingin kan.
(+)kelebihan setting karburator dikondisi mesin dingin ini biasanya menghilangkan mbrebet ketika dipagi hari.
(-)kekurangan nya yaitu ketika mesin panas dimungkinkan stationer atau putaran mesin menjadi lebih tinggi .
2.Pada saat kondisi mesin panas. :!:
“Turunkan putaran stationer ke putaran mesin yang anda ingin kan”.
Sebenarnya bukan putaran mesin yg kita inginkan, tapi dengerin suara mesin yg terus naik seiring putaran setelan angin berlawanan jarum jam, pada saat terus meninggi maka ada saat dimana suara mesin akan turun, nah disitulah kita bisa tentukan mau setel basah / kering.
basah=pada saat kondisi mesin terkencang.
Kering=pada saat mesin turun dr naiknya RPM setelan angin sebelumnya.
:idea: Perlu banyak latihan agar bisa mengerti kebutuhan mesin motor kita, jangan lupa cek busi sebagai indikator kekeringan / kebasahan setelan karburator.
(+) Kelebihan setting disaat kondisi mesin sudah berjalan atau panas membuat mesin dalam kondisi prima saat kondisi apapun.
(-)Kekurangan nya yaitu jika setelan stationer terlalu rendah maka dipagi hari motor juga susah stationer.Karena saat mesin dingin ruang pembakaran belum sepenuhnya terisi campuran bahan bakar.
Correct Me If Im Wrong :)

Daftar Waktu Servis dan Pergantian Part Sepeda Motor

Daftar Waktu Servis dan Pergantian Part Sepeda Motor

Jika bicara performa sepeda motor, maka tidak akan lepas dari kata perawatan, dengan perawatan yang rutin dan berkala. Untuk mereka yang menggunakan motor sebagai kendaraan operasional, tentu berharap kendaraannya akan berumur panjang. Merawat kondisi mesin dan atribut motor adalah hal yang wajib. Namun kadang kalanya kita tidak memperhatikan kapan waktu yang seharusnya untuk servis sepeda motor dikarenakan kurangnya pengetahuan kita, untuk itu sudah seharusnya kita mengetahui waktu yang tepat untuk mengecek dan menservis mesin motor kita, sebagai bahan panduan saya mencoba memberikan beberapa item spare part motor yang wajib dicek, diservis atau diganti dalam waktu yang sudah di tetapkan. Daftar ini saya dapatkan langsung dari bengkel resmi HONDA yaitu AHASS  (Astra Honda Authorized Service Station).

Sepeda Motor Non Matic
No
Jenis Sparepart
Waktu Servis & Pergantian
1
Minyak Pelumas Mesin (Olie)
Setiap 4.000 KM di ganti
2
Busi
Setiap 8.000 KM di ganti
3
Rantai Ger Depan/Belakang
Setiap 10.000 KM Dicek/di ganti
4
Saringan Udara
Setiap 16.000 KM di ganti
5
Minyak Sockbreaker
Setiap 2 tahun di ganti
6
Ban Luar
Di ganti sesuai indikator/kondisi layak pakai
7
Keausan Kanvas Rem
Di ganti sesuai indikator/kondisi layak pakai
8
Minyak Rem Caliper
Setiap ganti kanvas Rem di cek/ diganti sekaligus
Sepeda Motor Skuter/Matic
No
Jenis Sparepart
Waktu Servis & Pergantian
1
Minyak pelumas gear
Setiap 8.000 KM di ganti
2
Keausan sepatu Kopling
Setiap 8.000 KM di ganti
3
Cairan Pendingin/ Air Coolant
Setiap 12.000 KM di ganti
4
Roller
Setiap 24.000 KM di ganti/di cek saja
5
Drive Belt
Setiap 24.000 KM di ganti


Dari tabel diatas, saya harap bagi pemilik sepeda motor bisa lebih perhatian lagi terhadap kondisi mesin sepeda motornya. Dengan demikian perawatan mesin motor akan bisa terkontrol dan rutin kita lakukan demi menjaga performa mesin sepeda motor tetap bagus dan awet.
Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita khususnya di dunia otomotif

Ada 6 Penyebab Suara Motor Jadi Brebet

Ada 6 Penyebab Suara Motor Jadi Brebet

Penyebab Motor Jadi Brebet maksudnya suara yang keluar dari kenalpot tidak sempurna atau tidak seperti biasanya dengan istilah lain karburator brebet. Untuk  hal tersebut perlu kita ketahui penyebabnya dari beberapa faktor, maka pada artikel kali ini akan saya berikan beberapa tips untuk mengetahui penyebab suara mesin sepeda motor yang brebet.



PERTAMA: Bahan bakar tidak lancar mengalir ke karburator, yang di sebabkan karena saringan bensin di dalam karburator kotor, sehingga suplai bensin ke ruang bakar terputus-putus.



KEDUA: Bensin bercampur air, kadang kala hal ini terjadi karena bahan bakar yang di pakai kualitasnya kurang baik (biasanya beli bensin eceran) sehingga pembakaran tidak sempurna didalam silinder.

KETIGA: Spuyer besar (main jet) tersumbat kotoran, yang mengakibatkan brebet pada putaran atas.
KEEMPAT: Filter udara kotor/sudah tidak layak pakai (periodik penggantiannya setiap 15.000 kilometer) untuk motor Honda, kalo filter ini belum pernah di ganti cobalah diganti dulu, karena kemungkinan besar ini adalah penyebabnya.
KELIMA: Busi sudah tidak layak pakai (periodik penggantian busi yang bagus setiap 8.000km) apakah busi juga sudah diganti? Karena busi yang jelek berakibat pada putaran atas brebet.
KEENAM: CDI/pengapian bermasalah, hal ini sangat jarang di jumpai tapi kalo memang analisanya ini penyakitnya bisa diklaim di bengkel resmi motor anda.
Ini saja yang bisa saya share tentang menganalisa mesin brebet pada sepeda motor, semoga bermanfaat.

Memaksimalkan Setting Karbu Dari Jarum Skep

Memaksimalkan Setting Karbu Dari Jarum Skep


Assalamualaikum,,
Biasanya biker awam macam ane cuma mudeng memilih kombinasi pilot jet dan main jet saat setting karbu. Padahal itu belum cukup. Soalnya kedua spuyer itu cuma konsen di putaran rendah dan tinggi. Lha trus priben dengan putaran tengahnya? Kalau dicuekin jadi memble dong! Sewaktu ngibrit memakai putaran tengah njuk di gas tiba-tiba motor malah ngooooookkk macam setingan terlalu kering, kehausan alias  kurang bensin….lemotttt…
Putaran menengah kira-kira terjadi pada seperempat sampai tiga per empat pelintiran grip gas. Tentu saja bukan urusan main jet, apalagi pilot jet, tapi tugas jarum skep.
skep RX King
piston dan jarum skep karburator RX-King
Nah mari kita merenung sejenak, pahami dulu mekanisme kerja jarum skep.  Tinggal bongkar karburator motor sampeyan, lalu pelototin jarum yang cemanthel di skep. Skep itu bentuknya mirip piston, dan bergerak nak turun seiring putaran handel gas.
Saat hendel gas ente bethot, skep dan jarumnya langsung terangkat. Ini membuka kesempatan bensin menyerbu liang venturi dari celah antara badan jarum dengan dinding lubang.
Kucuran bensin kemudian menyatu dengan udara lalu mengabut. Makin mudah, sebab serbuan bensin dipacah dulu ujung tajam jarum. Makin dalam putaran gas, makin lebar pula celahnya. Otomatis, semprotan bensin tambah deras.
Nah…kalau posisi gas antara seperempat sampai tiga perempat putaran, begitu juga dengan ketingian jarumnya. Makanya bentuk jarum langsung mempengaruhi putaran menengah.
Makin gendut badan jarum, makin sempit celah antara jarum dengan diameter dinding lubang. Akibatnya bensin yang masuk sedikit atau kurang. Sebaliknya, jarum kurus macam saya maka bensin yang masuk tambah banyak.
Lha itu kan baru teorinya…bagaimana dengan praktek dan hasil nyatanya?
Saya sendiri sudah mencoba pada  F1Z kesayangan. Memakai karburator RX King memaksa melengserkan box filter udara. Awal-awalnya memang susah nyeting itu karbu. Apalagi karbu RX King yang saya pakai adalah imitasi seharga Rp. 80.000. Pelan tapi pasti ahirnya dapat juga setingan yang lumayan enak. Tapi masalahnya putaran tengahnya loyo. Kalau hendel gas F1Z kesayangan dipanteng pada putaran tengah terus gas di betot tiba-tiba yang terjadi malah ngoookkk, setingan serasa kurang bensin alias terlalu kering. Akselerasi serasa tertahan. Bola-bali-bola gonta ganti ukuran spuyer tetep saja ndak ada perubahan.  Main jet digedein tengahnya jadi ngisi tapi atasnya mbrebet. Kalau pilot jet digedein tengahnya lumayan ngisi tapi bawahnya yang  mbrebet..susah diajak jalan pelan, ndut-ndutan, busi juga basahhhhh.
Badan jarum skep saya amplas mulai dari ujungnya sampai badan bagian tengah. Pada ujungnya saya bikin lancip. dan pada bagian tengah yang gendut ku kecilin. Tapi karena ngamplasnya pakai jurus kira-kira tanpa ukuran jelas (maklum urung due sigmat) dan terlalu napsu jadi over deh ngecilinnya..
Bandingkan antara jarum skep  RX King standar sama jarum skep yang sudah di kurusin
jarum skep RX King
yang kuning sudah dikurusin, yang silver masih standar
Secara kasat mata terlihat jelas perbedaannya kan?. Dan ternyata …..waktu dicoba jalan malah mbrebet bawahnya.. meski sudah nyeting angin ngasi mblenger ya tetep mbrebet. Pusing.
Ya tentu mbrebet.. kan semakin kurus jarum skep maka semakin banyak bensin yang ngocor lewat lubangnya.. solusinya ya kudu ngecilin spuyer. Karena saya tidak mempunyai stok spuyer ukuran kecil terpaksa pakai akal-akalan. Lubang pilot jet dan main jet disisipi /dimasukin serabut kabel listrik. Mula-mula cukup dua serabut yang digulung jadi satu saya masukin ke lubang pilot jet. Setelah diseting  njuk dipakai jalan masih mbreret. Kemudian ditambah lagi sampai empat serabut. Empat serabut itu benar-benar menutup lubang pilot jet dan sudah pasti bahan bakar tidak bisa melewati lubang pilot jet tersebut. Dengan kata lain pilot jet  hampir sama sekali tidak berfungsi. Jangan lupa biar tidak lepas, serabut kabel listrik di lem ke dinding karbu dengan lem besi.
Tapi anehnya, kok malah jadi enak bawahnya. Mungkin karena ujung jarum skep terlalu kurus jadi pilot jet minta dimatiin fungsinya.
Spuyer karbu RX King
tanda panah nunjukin serabut kabel listrik yang dimasukin ke lubang spuyer
Cara nyeting setelan anginnya, putar searah jarum jam baut setelan angin sampai mentok ke kanan, nyalain motor dan tahan putaran mesin pada rpm menengah (tapi jangan terlalu tinggi yang penting  mesin jangan sampai mati), terus baut setelan angin diputar  ke kiri (berlawanan arah jarum jam) secara perlahan sampai didapat putaran mesin tertinggi. Ingat, kudu pakai feeling.
Efek sungguh terasa. Putaran tengah lebih ngisi. Saya jadi nggak ragu dan nggak isin-isin manteng gas pada putaran tengah. Memang kalau gas dipanteng pada putaran tengah agak mbrebet..tapi begitu handel gas dicolek dikit F1Z langsung berakselerasi.
Pernah pas lagi di jalan, lagi asyik lari 70Km gigi tiga, trus ada motor 4 tak dibelakang pake knalpot blombongan mbleyer-mbleyer petenthengan mau nyalip. Aku biarin sampai tuh motor sejajar sama si trimo. Ealah jebul si FU. Pantesan suara knalpotnya menggelegar mantep banget. Pas FU sejajar aku tarik hendel gas si trimo. Akselerasi galak khas 2 tak langsung  unjuk gigi dan begitu shift gigi ke empat udah ngasepin FU. Lihat spion lumayan jauh juga ngasepinnya. Sadar kalau F1Z  jelas kalah  top speed mending kendurin gas,  jalan pelan-pelan saja dan membiarkan si FU gantian ngasepin saya.
Kalau ingin mencoba lebih baik beli repait kitnya. jadi jarum skep bawaan karbu bisa disimpan.
Menguruskan jarum skep ini baru saya coba pada motor 2 tak khususnya karbu RX King yang dipasang pada Yamaha F1Z.
Warning, efek perubahan pada gemuk kurusnya  jarum skep yang DSH lakukan mungkin akan berbeda jika dilakukan pada motor lain. Karena tiap motor pasti mempunyai karakteristik yang berbeda-beda.
Wassalamualaikum.

MESIN MOTOR BREBET DIPUTARAN ATAS

Mesin motor ndut-ndutan a.k.a mbrebet di putaran/ RPM atas…

Setelah kepala pusing, gara-gara motor ane sering jalan ndut-ndutan, alias mbrebet waktu gas pol di putaran atas, akhirnya ane cari sebab-sebabnya, pertama dari karbu, sepertinya kemungkinan kecil, cos karbu habis dibersihin, lanjut lagi ke karet vakum karbu, ane cek emang lumayan udah uzur, trus ane ganti baru, tp ternyata penyakit mrebet masih tetep ada, lalu cek lagi ke bagian pengapian, karena busi masih baru ganti, jadi langsung di skip lanjut ke coil, tanpa babibu ane beli coil baru, langsung pasang dah, tp ternyata gejala mrebet plus ndut-ndutan masih berlanjut, gejala mbrebet diikuti dengan mesin mati tetep melanda motor ane, wah pusing juga nih.
Karena coil ternyata tidak bermasalah, akhirnya percobaan berlanjut ke CDI, Alhamdulillah ane punya cadangan CDI baru, langsung tancap CDInya n test riding, lagi2 gejala masih ada, wah makin pusing nih, tp minimal sdh sedikit terbuka jalan keluar, Karena pengapian ternyata masih tokcer, dari spul, kiprok jg sdh ane test pengisian aki lancar dilihat dari voltmeter sebagai indicator. Setelah semua dijalani untuk cek satu persatu, tp hasil masih nihil, tanpa sengaja, ane tengok filter bensin yg fungsinya menyaring bensin dari tangki, setelah ane copot, wow ternyata ini biangnya….
Alhamdullillah ketemu nih, filter bensin full dengan kotoran yang bikin bensin susah turun ke karbu, langsung aja ane tebus filter baru seharga 5ribu perak, setelah ane pasang, maknyoss….gejala ndut-ndutan plus mrebet putaran atas langsung hilang, motor kian melaju dengan ganas….
Alhamdulillah masalah terpecahkan, cm gara2 filter bensin tp harus nebus coil sampe karet vakum karbu baru, tp gpp lah namanya ilmu itu mahal ga ada yang murah, karena JER BASUKI MOWO BEYO….:D (padahal kalo dibawa kebengkel bs lebih murah, tapi kan ga bs dapet ilmu n kenikmatan oprek motor sendiri, hehe)
NB:
Ada tambahan dari beberapa artikel yg ane baca, mbrebet putaran atas bisa juga karena pick up pulser lemah, atopun karena setting pelampung karbu yg terlalu rendah sehingga bensin yang ditampung di bak karbu terlalu sedikit sehingga kurang saat rpm tinggi, ato cuma gara-gara filter udara kesumbat, selain itu diwajibkan juga kuras tangki bensin, karena penyebab filter bensin penuh dengan kotoran karena tangki juga kotor….Terimakasih.
ada tips lagi, untuk menge-cek kerusakan komponen motor, sebaiknya dari yg termurah, biar ga beli komponen mahal2 ternyata gak rusak..tp lumayan buat cadangan kalo rusak nantinya..wekkss…:D
ato klo yg mau gratisan, bisa coba pinjem part motor punya temen, misal motornya sama, bisa pinjem karbu, cdi, koil, kiprok, intinya part2 yang mudah dibongkar pasang, untuk dipinjem coba dimotor agan yang lagi trouble, itulah tips yang murah dan gratis…heheeheh…e

Cara Mudah Mengatasi Permasalahan di Karburator



Cara Mudah Mengatasi Permasalahan di Karburator

by Abdul Kholik

  Beberapa pemilik sepeda motor mengaku kerap menghadapi persoalan meski sebelumnya kendaraan mereka sehat walafiat. Begitu pun dengan bahan bakar, tak pernah terlambat mengisinya.
Beberapa keluhan yang kerap terlontar adalah saat stasioner putaran mesin per menit (RPM) tidak stabil. Walhasil, saat motor dipanaskan atau dalam posisi diam dan pengendara tidak menarik tuas gas tiba-tiba suara mesin keras. Tak berapa lama kemudian kembali melemah. Begitu seterusnya.
"Bahkan, kadang-kadang saat jalan mbrebet atau tersendat-sendat. Kalau motor dijalankan tarikan lambat seolah tidak bertenaga," aku Fendry Julianto, warga Cipondoh Makmur, Tangerang.
Menurut Sutjiadi, mekanik Bintang Motor, bengkel yang berada di kawasan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, semua permasalahan itu bersumber di karburator.
"Ada beberapa penyebab, pengabutan bahan bakar yang tidak sempurna, proses pencampuran udara yang terlambat, dan lain-lain. Itu kalau melihat busi dan bahan bakar tidak ada masalah," papar dia, Jumat (4/2).
Lantas apa saja permasalahan di karburator yang bisa menyebabkan permasalahan seperti yang dikeluhkan Fendry? Bagaimana cara mengatasinya? Berikut tips dari Sutjiadi :
1. Mesin tersendat saat stasioner
Permasalahan ini terjadi karena campuran bahan bakar yang ada di venture (lubang karburator) dengan udara tidak cukup banyak dan seimbang. Walhasil, proses pembakaran juga tidak akan sempurna.

Bila pembakaran tidak sempurna, maka hentakan tenaga untuk mendorong piston yang akan menggerakkan motor juga lemah. Akibatnya, mesin tersendat-sendat atau istilah awamnya mbrebet.

Menurut Sutjiadi, cara mengatasi permasalahan ini cukup mudah. Pertama putar setelan sekrup udara searah jarum jam atau arah menutup. Hal itu dimaksudkan untuk memperbanyak campuran udara dengan bahan bakar.

Kedua, pindah posisi pilot jet  ke tingkat yang lebih besar. Ketiga, ganti jarum skep atau throttle dengan jarum yang berdiameter lebih kecil. Hal itu dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar di venturi yang akan disemburkan ke ruang bakar mesin  lebih besar.

2.      Tarikan lemah
Kondisi ini persis seperti masalah nomor satu, yaitu campuran bahan bakar dan udara yang tidak sempurna seperti ukuran ideal yang ditetapkan oleh ahli dari pabrikan. Untuk mengatasinya, cukup mengganti main jet dengan ukuran yang lebih besar.
"Itu terjadi karena asupan bahan bakar tidak sesuai dengan standar atau istilahnya kering," kata Sutjiadi.

3.      Motor terlalu banyak menghasilkan asap hitam
Umumnya para mekanik di bengkel menyebut masalah ini dengan istilah karburator terlalu basah. Artinya, asupan bahan bakar ke lubang venturi terlalu berlebih dari takaran seharusnya. Sebaliknya udara yang masuk terlalu sedikit.

Untuk mengatasinya, lakukan beberapa langkah. Pertama, putar sekrup setelan udara keluar atau ke arah melepas. Hal itu dimaksudkan untuk memperbanyak  udara di venturi.

Kedua, ganti  pilot jet ke nomor yang lebih kecil. Ketiga, ganti jarum skep (throttle) dengan jarum yang berukuran lebih besar.

4.      Mesin mengambang atau putaran mesin (RPM) lemah
Sering terjadi, saat pengendara motor telah menarik tuas gas hingga seperempat dari ukuran seharusnya putaran mesin ternyata ogah-ogahan beranjak naik. Sehingga, motor seperti sulit untuk dijalankan.

Kondisi seperti itu bisa terjadi karena bahan bakar yang masuk ke lubang venture karburator tidak sebanyak dari takaran yang dirancang oleh para ahli di pabrikan. Sebaliknya asupan udara yang lebih banyak. "Istilah bengkel, karburator terlalu kering," terang Sutjiadi.

Cara untuk mengatasi masalah ini ada dua langkah yang harus ditempuh. Pertama, gunakan jarum skep (throttle) yang berukuran lebih kecil. Hal itu dimaksudkan agar campuran udara dan bahan bakar lebih banyak.

Kedua, putar skep setelan udara ke arah jarum jam atau mengencanginya sehingga udara yang masuk ke venture akan ditekan kuat ke arah ruang bakar. "Campuran udara dan bahan bakar yang telah seimbang dan didorong dengan kuat, akan menjadikan proses pembakaran lebih sempurna,"  terang Sutjiadi.

5.      Kecepatan motor sulit bertambah dan tenaga mesin datar

Bila menemui kondisi seperti itu, berarti campuran udara dan bahan bakar di karburator terlalu banyak atau melebihi takaran yang semestinya. Biasanya para mekanik menyebutnya banjir.

Cara untuk mengatasinya, lepas karburator dan setel jarum pencampuran udara dan bahan bakar. Agar pencampuran udara dan bahan bakar sempurna gunakan main jet berukuran kecil.

Jangan lupa lepas busi dan bersihkan bagian kepalanya. Bila perlu setel jarak antara pemantik busi dengan sumbu agar proses pengapian sempurna
Itulah beberapa tips mengatasi permasalahan yang kerap terjadi di karburator motor. Semoga bermanfaat.

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor Brebet

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor Brebet

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor BrebetTips Mengatasi Mesin Motor Brebet ---Gejala mesin motor brebet atau tersendat-sendat seperti akan kehabisan bahan bakar, bisa terjadi pada kendaraan, baik pada sepeda motor ataupun mobil. Pada sepeda motor sering kali terjadi mesin brebet, baik pada putaran bawah maupun putaran atas, karena beberapa faktor. Faktor yang paling dominan yang menjadi Penyebab Mesin Motor Brebet adalah kurangnya perawatan pada sepeda motor.

Masalah Mesin Motor Brebet pastinya akan mempengaruhi performa sepeda motor Anda. Jika masalahnya sudah semakin parah, mesin motor pun akan mudah mati di tengah jalan. Meskipun mesin masih bisa dinyalakan kembali, hal ini tentu akan membuang waktu Anda, dan tentu saja membuat jengkel. Apalagi Anda merasa tidak ada kendala dengan keadaan bensin di tanki motor Anda. Lalu, adakah cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi mesin motor brebet ini?

Dan berikut ini adalah Tips Untuk mengetahui dan Cara Mengatasi Mesin Motor Brebet, seperti dibawah ini:

Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor Brebet

Mengetahui Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor BrebetCek Bahan bakar
Motor brebet bisa dipengaruhi oleh kualitas bahan bakar yang tidak bagus. Biasanya terjadi pada motor yang harusnya diisi Pertamax tapi malah diisi Premium. Bahan bakar yang tidak bagus akan meninggalkan kerak yang bisa menghambat kerja mesin. Ganti bahan bakar motor Anda ke bahan bakar yang beroktan tinggi, seperti Pertamax. Gunakan selalu bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda. Tujuannya adalah agar mesin motor tidak cepat rusak.
Cek Fuel Pump
Fuel pump itu akan awet jika bensin di dalamnya bagus dan tidak kotor. Gejalanya jika kotor mesin akan tersendat-sendat atau brebet. Kalau fuel pump bermasalah, tekanan bensin bisa ketinggian, bisa juga terlalu rendah. Kedua hal ini bisa menyebabkan mesin motor brebet. Coba cek kekencangan Fuel Pump.
Cek Busi
Motor yang brebet juga bisa disebabkan oleh busi yang tidak bagus atau kotor. Coba bersihkan atau ganti busi motor Anda. Ganti busi dengan tipe yang lebih dingin, misal NGK 7 diganti angkanya 8 atau 9. Hal ini karena busi dingin ini lebih tahan.
Cek Karburator
Motor yang berebet bisa disebabkan oleh karburator yang rusak. Biasanya masalah ada pada pelampung dan needle valve. Jika kedua komponen ini rusak, maka akan terjadi bahan bakar banjir dan bisa membuat busi basah. Akibatnya motor akan brebet. Bisa juga bahan bakar motor Anda sudah kemasukan air. Jika hal ini yang terjadi, cobalah untuk membuang beberapa bahan bakar hingga kandungan airnya habis. Masalah ini bisa terjadi akibat kesalahan saat mencuci ataupun banjir.
Servis ke Bengkel
Jika masalah tersebut tidak teratasi, segera bawa ke bengkel resmi. Biasanya pihak bengkel akan langsung membersihkan semua komponen mesin dan juga kaburator. Baca artikel sebelumnya tentang, Kapan Motor Harus Segera di Servis ke Bengkel
Itulah beberapa hal yang menjadi Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Motor Brebet pada kesempatan kali ini. Semoga Bermanfat dan Salam OtoZones!